Ini Loh Makanan Khas Banyuwangi, Lare Osing Wajib Tahu

Banyuwangi adalah sebuah kota di ujung pulau Jawa, pantas saja Banyuwangi mendapat julukan Sunrise of Java. Keren kan? Gak cuma namanya aja yang keren, makanan khas Banyuwangi juga gak kalah keren dan wajib kamu coba.

Manfaat Bedak Tabur Selain Untuk Riasan

Kata riasan tak luput dari para perempuan. Merias wajah adalah sebuah menu wajib untuk mempercantik pesona para perempuan.

Yuk Kenalan Dengan Keluarga Buah Berry

Jenis dari buah berry ini ada banyak lo dan warna warni tentunya. Ada apa aja sih? Yuk kenalan dengan keluarga berry dan berbagai khasiatnya.

10 Makanan Bernutrisi untuk Ibu Hamil

Ketika masuk masa kehamilan, Seorang ibu mengalami perubahan fisik dan mental. Tentu kebutuhannya pun juga berubah.

Jangan Malas Menyusui ya Bunda, Banyak Lo Manfaatnya

Air susu ibu atau yang lebih dikenal dengan ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi.

Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2016

Jangan Klentang, Resep, dan Manfaatnya

Jangan Klentang, Resep, dan Manfaatnya
Sumber : youtube.com
Jika sebelumnya saya menulis tentang sayur daun kelor, kini saatnya jangan Klentang. Jangan Klentang atau dalam bahasa Indonesia berarti sayur Klentang adalah sayur yang dibuat dari buah kelor. Seperti halnya sayur daun kelor, sayur Klentang juga merupakan menu sehari-hari masyarakat Banyuwangi dan sekarang ditunjuk sebagai salah satu makanan khas.

Berbeda dengan daun kelor yang berbentuk agak bulat, Klentang memiliki bentuk segitiga memanjang. Karena berasal dari tanaman yang sama, maka tak sulit untuk mendapatkan Klentang untuk menu keseharian.

Rasa sayur Klentang agak asam, sedikit pedas, dan segar, hampir mirip dengan sayur asem pada umumnya. Hanya saja sayur Klentang memiliki warna agak kemerahan yang dihasilkan dari cabe merah besar dari salah satu bumbunya, makanya ada sedikit rasa pedas pada sayur Klentang.

Saya beri bocoran deh buat resep sayur Klentang yang khas, asli Banyuwangi.

Bahan :
1 genggam Klentang
5 buah belimbing wuluh atau bisa diganti dengan asem
3 buah cabe merah besar
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm lengkuas, geprak
1 liter air
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya
(Jika suka, bisa ditambah dengan kaldu ayam)

Cara membuat :
- Kupas Klentang, lebih baik dengan cara dikerik lalu potong-potong dengan ukuran 3 cm memanjang. Cuci bersih, rebus bersama air, bisa langsung ditambah kaldu ayam.
- Cuci bersih dan belah dua belimbing wuluh dan potong sebesar Klentang. Masukkan ke dalam rebusan Klentang.
- Haluskan cabe merah besar, bawang merah, dan bawang putih, masukkan bersama lengkuas ke dalam rebusan Klentang.
- Tambahkan gula pasir dan garam. Masak hingga matang. Angkat.
- Sayur Klentang siap disajikan. Lebih nikmat disantap dengan nasi, sambel, tahu tempe goreng, ikan asin, dan perkedel jagung. Nikmati dalam keadaan hangat.

Mudah dan praktis untuk resep baru dirumah. Cocok untuk siapa saja, dan bahannya mudah didapat. Jadi, selamat bereksperimen.

Selain nikmat disantap, ternyata sayur Klentang juga punya segudang manfaat untuk kesehatan lo. Tak kalah sehat dengan daunnya ya, hehee. Mungkin sesekali boleh dicoba untuk disajikan bersama-sama sayur daun kelor dan Klentang, hehee. Berikut ini beberapa manfaatnya :
- Meningkatkan produksi ASI,
- Mengatasi lesu dan mual ibu hamil,
- Mengurangi nyeri saat persalinan,
- Mengatasi komplikasi pasca persalinan,
- Mengurangi rasa nyeri perut,
- Melawan pilek dan flu,
- Mengatasi radang tenggorokan,
- Perawatan penyakit asma,
- Membersihkan darah,
- Meningkatkan kekuatan tulang, dan
- Mengatasi bakteri dan jamur di kulit.

Semoga bermanfaat.

Sabtu, 15 Oktober 2016

Seputar Sayur Daun Kelor, Resep, dan Manfaatnya

Seputar Sayur Daun Kelor, Resep, dan Manfaatnya
Sumber : kaltim.tribunnews.com
Jika mendengar daun kelor, pasti yang terpikir adalah memandikan mayat. Memang tidak salah, masyarakat Jawa umumnya menggunakan daun kelor untuk memandikan mayat, daun kelor di campurkan dengan air, itu saja. Ngeri ya? Ada lagi yang lebih mistis, konon katanya bisa digunakan untuk mengusir hantu, merontokkan susuk, merontokkan ilmu hitam, dan sebagainya. Apalah itu, benar atau tidaknya diluar sana. Cukup untuk hal mistis, yang akan saya bahas bukan manfaat kelor untuk itu.

Moringa Oleifera adalah nama latin dari tanaman kelor. Ada pepatah yang mengatakan "dunia tak selebar daun kelor". Entah mengapa menggunakan daun kelor sebagai makna kiasannya.

Di luar semua itu, daun kelor biasa dimasak untuk sayuran sehari-hari di Banyuwangi. Menu ini sudah ada sejak dulu, hingga sekarang menjadi salah satu makanan khas Banyuwangi. Jangan salah lo, rasanya itu seger mantap. Kok bisa? Iya, daun kelor biasa dimasak seperti sayur bayam dengan kuah bening. Rasanya gak beda jauh sama bayam, cuma lebih seger.

Penasaran dengan resepnya? Ini resep praktis sayur daun kelor segar tanpa penyedap.

Bahan :
1 genggam daun kelor, bisa lebih
5 siung bawang merah, geprak
3 siung bawang putih, geprak
1 liter air
3 sdt gula
2 sdt garam

Cara membuat :
- Cuci bersih daun kelor, kemudian rebus bersama air, sampai setengah matang.
- Masukkan bawang merah, bawang putih, gula, dan garam, aduk hingga matang. Proses memasaknya jangan terlalu lama, karena akan mengurangi rasanya.
- Sayur daun kelor siap disajikan. Disantap dengan nasi, sambel, tahu tempe goreng, dan perkedel jagung adalah tradisi untuk menikmati sayur daun kelor.

Mudah kan cara membuatnya? Sayur ini nikmat disantap kapan saja. Cocok untuk sarapan agar semangat di siang hari, makan siang agar rasa lelah dan gerah hilang, atau makan malam dengan keadaan yang hangat.

Tanaman kelor juga mempunyai buah yang bisa juga dimasak, namanya Klentang. Tapi akan saya bahas di artikel selanjutnya.

Selain nikmat, ternyata daun kelor juga memiliki beragama manfaat lo. Saya tulis hanya beberapa, masih mencari referensi.
Berikut diantaranya :
- Meningkatkan daya tahan tubuh secara alamiah,
- Menyediakan antioksidan,
- Memelihara sistem kekebalan tubuh,
- Merupakan agen anti-inflamasi (anti radang),
- Membantu menormalkan gula darah,
- Memicu metabolisme,
- Meningkatkan kesehatan kulit dan mengurangi keriput,
- Meningkatkan pencernaan yang sehat,
- Meningkatkan fungsi hati menjadi normal,
- Meningkatkan energi,
- Mengatasi diabetes,
- Mencegah kanker,
- Mengobati rematik,
- Memelihara mata dan otak, dan sebagainya.

Bagaimana dengan daun kelor? Memasak daun kelor yang mudah dijumpai di tanah Jawa ini selain enak, sehat pula. Budidayakan daun kelor yuk.

Kurang lebih itulah yang bisa saya tuliskan, jika ada informasi yang untuk memperbaiki tulisan saya, silakan berkomentar.
Semoga bermanfaat.

Resep Sop Kesrut Pedas Khas Banyuwangi

Resep Sop Kesrut Pedas Khas Banyuwangi
Sumber : asliindonesia.net
Bahan :
- 1 ekor ayam kampung, potong sesuai selera. Anda bisa menggantinya dengan kikil, daging, ceker atau sayap ayam, sesuai yang anda suka. Ini akan memberikan cita rasa yang berbeda-beda.
- 3 batang daun bawang, potong-potong
- 3 cm lengkuas, geprak
- 10 buah belimbing wuluh, potong kecil memanjang
- 1 buah tomat, potong dadu
- 3 helai daun salam
- 3 sdt garam
- 3 sdt gula
- 1500 ml air

Bumbu halus :
7 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabe merah
25 buah cabe rawit atau sesuai selera

Cara membuat :
- Cuci bersih ayam kampung yang sudah dipotong. Rebus bersama air hingga setengah matang. Ini untuk membuat kaldu ayam, namun jika takut keluar bau amis bisa mengganti airnya dan diberikan penyedap kaldu ayam.
- Tumis bumbu halus dalam wajan yang berbeda sampai harum, masukkan lengkuas dan daun salam. Tumis sebentar lalu tuang ke dalam rebusan ayam, aduk rata.
- Masukkan belimbing wuluh, tomat, dan daun bawang. Tambahkan pula gula dan garam, cicipi sebentar jika perlu tambahan gula dan garam hingga menurut anda pas di lidah. Cita rasa yang dihasilkan adalah rasa pedas, asem, manis, dan segar. Masak hingga matang dan angkat.
- Sop Kesrut siap disajikan. Lebih nikmat disantap dalam keadaan panas bersama nasi dan lauk pendamping seperti pelas ikan dan ayam kampung goreng. Ini sudah pedas lo, tapi tak ada salahnya jika ditambah sambel.
Resep baru untuk menu makan siang keluarga cocok anda coba di rumah. Lumayan gampang kan?
Semoga bermanfaat dan selamat menikmati. Jika ada kritik dan saran silakan tulis dalam kolom komentar. Budayakan berkomentar yang baik ya.

Jumat, 14 Oktober 2016

Resep Sego Cawuk

Sumber : suara.com
Bahan untuk kuah :
4 sdm Gula pasir atau bisa diganti gula jagung
1 liter air
1 sdt asem wadung
1 1/2 sdt garam
2 ons ikan teri atau pindang
Daun pisang untuk mengukus ikan teri dan tempat makan

Bahan untuk acar timun :
1 buah timun, rajang kecil
1 butir kelapa muda, parut
1 buah jagung manis muda, bakar dan parut
4 siung bawang putih
5 siung bawang merah
3 buah cabe merah
5 buah cabe rawit atau sesuai selera
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Minyak untuk menggoreng bahan

Bahan untuk sambal :
7 buah cabe kecil atau sesuai selera
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Penyedap rasa secukupnya

Cara membuat :
- Cuci bersih ikan teri, lalu kukus dalam daun pisang yang sudah disiapkan. Sisihkan.
- Untuk kuah, gongso atau goreng tanpa minyak gula pasir hingga menjadi karamel. Setelah bewarna hitam kecoklatan, tambahkan air, asem wadung, garam dan penyedap rasa, aduk sebentar lalu biarkan sampai mendidih. Tambahkan lagi ikan teri yang sudah dikukus. Angkat setelah matang, sisihkan.
- Untuk acar, haluskan bawang merah, bawang putih, cabe merah, dan cabe rawit. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng sampai keluar bau harum. Masukan parutan kelapa, parutan jagung manis muda bakar, air, garam, gula dan rajangan timun. Aduk sampai rata dan tunggu sampai matang. Angkat, sisihkan.
- Untuk sambal, haluskan cabe cabe rawit, garam, gula, dan penyedap rasa, sisihkan.
- Untuk penyajian, siapkan piring, lebih baik di beri daun pisang di atasnya, tambahkan nasi hangat, acar timun, lalu siram dengan kuah ikan teri dan beri sambal. Lebih nikmat dengan kerupuk bawang. 

Sego cawuk siap dinikmati.
Selamat mencoba.

Resep Rujak Soto Rumahan

Sumber : budaya-indonesia.org
Bahan rujak :
100 gram lontong
1 ikat bayam
5 helai kacang panjang
Tauge secukupnya
1 buah timun
100 gram tahu
100 gram tempe 

Soto babat
Bumbu rujak :
2 sdm kacang tanah, goreng
3 buah cabe rawit atau sesuai selera
1 buah pisang batu muda atau klutuk
1 sdt gula merah
1 sdt petis
Sejumput garam
1 sdm air asem (rendam asem dengan air selama satu jam, ambil airnya)
Air secukupnya untuk mengencerkan rujak

Cara membuat :
- Cuci bersih bayam, kacang panjang, dan tauge. Potong kecil-kecil untuk bayam dan tauge. Bisa di kukus atau di rebus, sisihkan.
- Potong ukuran sedang untuk tahu dan tempe, lalu goreng, sisihkan.
- Cuci bersih timun, kupas, sisihkan.
- Untuk satu porsi rujak soto. Siapkan cowek, haluskan kacang tanah, cabe rawit, lima irisan tipis pisang batu, gula merah, petis, dan garam. Setelah halus, tambahkan air asam dan air tawar, campur sampai rata.
- Tambahkan lontong yang di potong dadu, sayuran, irisan tahu tempe, dan timun yang juga diiris tipis. Masih di cowek, semuanya dicampur.
- Pindahkan yang di cowek ke dalam mangkuk. Siram dengan soto babat.
- Rujak Soto siap dinikmati. Makin nikmat dengan kerupuk udang yang menjadi pendamping adalah rujak soto ini. 

Selamat mencoba.

Rabu, 12 Oktober 2016

Resep Sego Tempong Pedas, Kuliner Asli Banyuwangi

Sumber : uzone.com
Lauk :
250 gram tahu, potong ukuran sedang
200 gram tempe, potong ukuran sedang
100 gram ikan asin
2 butir telur

Sayuran :
1 buah timun
1 ikat bayam
1 buah terong
5 helai kacang panjang

Sumber : banyuwangibagus.com
Sambel :
15 buah cabe rawit atau sesuai selera
3 buah cabe merah
3 buah tomat ranti
1 bungkus terasi, bakar
1 buah jeruk limau
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
1 sdt gula merah

Cara membuat :
- Untuk lauk, goreng tahu, tempe, ikan asin, dan telur. Sebenarnya untuk lauk bisa bervariasi sesuai selera, anda bisa menambahkan perkedel jagung atau pepes pindang.
- Untuk sayuran, rebus bayam dan terong. Kacang panjang di potong seperti pada lalapan dan timun, tidak perlu di rebus. Anda bisa mengganti sayuran sesuai dengan selera.
- Untuk sambel, tumis sebentar cabe rawit, cabe merah, dan tomat ranti. Kemudian haluskan bersama terasi, garam, gula pasir, dan gula merah. Biasanya jeruk limau di biarkan utuh atau di belah dua saja di atas sambel. Jika suka, ambil airnya saja lalu campurkan dengan sambel. Pedasnya mantap.
- Nasi Tempong siap dihidangkan bersama nasi hangat lengkap dengan lauk dan sayuran rebus.

Selamat mencoba.

Resep Pecel Pitik Praktis yang Khas Banyuwangi

Resep Pecel Pitik
Sumber : langsungenak.com

Bahan :
1 ekor ayam kampung muda

Bumbu :
1/2 butir kelapa muda, parut
5 siung bawang putih
7 siung bawang merah
7 buah cabe rawit atau sesuai selera
1 ons kacang tanah, sangrai
1 ruas jari kencur
2 helai daun jeruk
1 sachet terasi, bakar
1 sdt garam
1 sdt gula

Cara memasak :
- Cuci bersih ayam hingga ke bagian yang sulit dijangkau. Cuci juga dengan perasan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis.
- Biarkan ayam utuh. Bakar di tungku dengan api yang sedang dan stabil, lebih nikmat dengan kayu bakar yang menggunakan teknik tradisional. Bolak balik ayam hingga matang merata.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe, kencur, daun jeruk, dan terasi. Tambahkan garam, gula pasir, dan kacang tanah yang telah di sangrai, haluskan kembali.
- Campurkan bumbu yang di haluskan dengan parutan kelapa muda, aduk rata. Tambahkan gula dan garam jika dirasa kurang pas. Untuk yang suka dengan tekstur agak berair, tambahkan sedikit air kelapa. Aduk rata.
- Jika resep tradisional, memotong ayam dilarang menggunakan pisau. Jadi tarik-tarik daging ayam dan patahkan tulangnya untuk mendapatkan potongan yang lebih kecil.
- Campurkan ayam dengan bumbu. Pecel pitik siap disajikan.
Lebih nikmat pecel pitik dihidangkan dengan nasi tumpeng, sambel, dan sayuran yang direbus. 

Selamat mencoba dan selamat menikmati.